News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Hukum Wanita Menikah di Luar Negeri Tanpa Sepengetahuan Wali Utama | Busrolana.com

 


Pertanyaan :

Assalamu’alaikum. Maaf mohon bertanya,, jika si anak perempuan berada di tempat jauh(luar negri) dia ingin mnikah krna sdh ada clon d luar  negara yg sama, mreka ingin menikah, krna takut brbuat zina,dn blm bisa plg  indonesia, krna sesuatu dn lain hal, dan si anak prempuan ini minta ijin sama bpk nya ntuk mnikah,dn si bpk tdk mrestui nya,, kmudian si anak prempuan ini mnikah scara diam²dg wali (anak laki² pakde dia, dri bpk dia) yg kbtulan brada d ngra yg sama,apkh ttp nikah nya mereka tdk sah,sdgkn mereka ingin selamat dari zina, (dan sbnr nya pasangan ini sdh bertunangan d Indonesia) dn skrg mreka ingin menikah,pi si bpk tdk mngijin kn mreka mnikah(di taiwan) dg alsan seolah2 tdk menghargai bpk nya, mohon pnjlsanya ustadz.

Dari : Wiwik Handayani

Dijawab oleh : Fastabikul Randa Ar-Riyawi حفظه الله تعالى melalui tanya jawab grup Kajian Whatsapp

Wa'alaikumussalam Warohmatullahi Wabarokatuh.

Pernikahannya tidak sah, karena tidak dinikahkan wali utama.

Wali utama dalam hal ini adalah ayahnya, dan tidak boleh digantikan dengan yang lainnya karena beliau masih hidup. Bahkan walaupun seorang pimpinan tertinggi di suatu negarapun tidak berhak mengambil alih posisi beliau.

Memang bagus, tujuannya untuk menghindari zina, dan Islam memerintahkan untuk menolak mudorot sebelum datang.

Sebuah qoidah ushul fiqh menyebutkan :

درء المفاسد مقدم على جلب المصالح

Menolak kemudorotan lebih didahulukan daripada mengambil manfaat.

Namun cara menolak mudorotnya yang salah.

Harusnya diselesaikan baik-baik. Bukan langsung menikah dengan wali lain. Sabar dulu.

Apabila tidak diizinkan menikah di luar negeri alasannya apa? Pasti ada alasannya. Jangan hanya gara-gara cinta buta akan segalanya.

Pikirkan juga perasaan orang tua jika di hari pernikahan anaknya tidak ada beliau yang mendampingi.

Orang tua mana yang tidak sedih jika tidak menghadiri pernikahan putrinya.

Jangan egois hanya karena embel-embel cinta. Kalo memang takut berzina, jangan berhubungan dulu. Tunggu pulang dulu ke Indonesia baru menikah.

Sebenarnya simple, hanya saja karena tidak sabar, bisa merusak segalanya.

Ada sebuah pepatah Arab mengatakan :

فيِ التَّأَنِّي السَّلاَمَةُ وَفيِ العَجَلَةِ النَّدَامَةُ

Di dalam hati-hatian itu ada keselamatan, dan di dalam tergesa-gesa itu adanya penyesalan.

Itulah kenapa seorang muslim dilarang tergesa-gesa dalam mengambil tindakan, karena tindakan yang diambil dalam keadaan tergesa-gesa dan tidak sabar akan merugikan diri sendiri dan orang lain.

Untuk itu, solusinya adalah terus terang kepada orang tua dan nanti sampai di Indonesia nikah lagi.

Semoga bisa dipahami.

Wallahu Ta'ala a'lam.

Tags

Post a Comment