News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Susah Payah, Italia Pastikan Diri Jadi Calon Juara Euro 2020

 


Busrolana.com - Laga pertama Semifinal Euro 2020 dini hari tadi mempertemukan tim terkuat Euro 2020, Italia melawan tim yang tengah mencari performa terbaiknya, Spanyol. Pertandingan ini sekaligus menjadi pertandingan yang sarat makna bagi kedua tim. Italia, yang sedang perkasa di turnamen, tentu tak ingin kehilangan momentum untuk mengembalikan masa kejayaannya. Sedangkan Spanyol, yang tampil tak konsisten dari sejak Euro 2020 dimulai, tentu bertekad untuk memenangkan laga ini demi kepercayaan para pendukung.

Tekad yang kuat tersebut dipegang teguh oleh kedua tim. Buktinya, dari awal laga sudah berjalan dengan ketat. Saling tukar serangan, kedua tim susah payah untuk menciptakan gol. Solidnya lini tengah Spanyol yang dipimpin oleh Sergio Busquets, harus rela ditahan oleh perkasanya lini bertahan Italia yang dijaga oleh Bonucci dan Chiellini, 2 bek kuat milik Juventus yang telah lama melakoni laga bersama.

Spanyol dan Ball Possession

Bagi Spanyol, seperti biasa mereka memimpin penguasaan bola dengan persentase penguasaan bola mereka adalah 66%. Mereka bahkan mencatatkan 5 tendangan ke arah gawang lawan, berbanding jauh dengan Italia yang hanya mampu menciptakan 1 tendangan ke gawang Unai Simon. Sayangnya, penjaga gawang Italia adalah Gianluigi Donnarumma, penjaga gawang yang tengah bersinar baik di level klub maupun timnas. Babak pertama berakhir tanpa gol, Spanyol dan Italia sama kuat.

Counter Attack Italia

Babak kedua pun berjalan sama keras. Bahkan gelandang bertahan Spanyol, Sergio Busquets harus menerima kartu kuning karena melakukan pelanggaran kepada penyerang Italia, Ciro Immobile pada menit ke 51. Tak mengendurkan serangan, Spanyol justru harus tertinggal lewat skema serangan balik yang dijalankan oleh Italia. Melihat celah di lini bertahan Spanyol, Chiesa melepaskan tembakan yang tak mampu diselamatkan Unai Simon. 1-0, Italia memimpin jalannya laga.

Pembuktian Sang Juru Gedor

Tak kenal menyerah, La Furia Roja bersikeras menyamakan kedudukan. Segala upaya dikerahkan demi memecahkan kebuntuan. Pada menit ke 64, Mikel Oyarzabal hampir saja mencatatkan namanya ke papan skor, andai sundulannya tak melebar dari gawang Italia. 10 menit jelang laga berakhir, Spanyol masih tertinggal. Hingga akhirnya kebuntuan itu terpecahkan. Alvaro Morata, sang ujung tombak Spanyol, mampu menjawab kepercayaan pelatih dengan memberikan sontekan yang tak mampu dibendung Donnarumma. 1-1, Italia harus menunda perayaan mereka.

Tak ada tambahan gol tercipta hingga 90 menit berakhir. Laga pun berlanjut ke babak extra time. Baik Italia maupun Spanyol tentu tak ingin melakoni laga adu penalti, yang berisiko tinggi ketika pemain sudah kehabisan stamina bermain 120 menit. Namun, kenyataan berkata lain. 2 x 15 menit babak extra time, tak ada tambahan gol yang tercipta. Mau tak mau, kedua tim harus bermain di titik putih.

Spanyol, yang di laga sebelumnya pun mengalahkan Swiss lewat babak adu penalti, tentu memiliki mental yang lebih siap dibandingkan Italia yang sama sekali tak pernah melalui babak ini selama turnamen. Terbukti, penendang pertama Italia, Locatelli, harus berbalik tertunduk lesu karena gagal mengeksekusi tendangannya. Namun kesedihan pemain Italia tak berlangsung lama. Penendang pertama Spanyol, Dani Olmo juga tak mampu menjebol gawang Donnarumma dari titik putih. 0-0, belum ada gol tercipta di babak adu penalti.

Gagal Eksekusi

Penendang kedua Italia, Belotti dan penendang kedua Spanyol, Gerard Moreno sukses membuat skor menjadi 1-1. Begitu pula penendang ketiga mereka, Bonucci dan Thiago yang menaikkan tensi dan membuat skor menjadi 2-2. Bernardeschi, yang maju sebagai penendang keempat Italia, berhasil melaksanakan tugasnya. Sayangnya, penendang keempat Spanyol, sang ujung trisula, Alvaro Morata, harus membuat timnya bersedih karena tak mampu menembus penjagaan Donnarumma.

Perayaan Italia

Penendang terakhir Italia dibebankan kepada Jorginho. Pemain Chelsea tersebut wajib membobol penjagaan Unai Simon, agar timnas Italia mampu mantapkan diri melaju ke laga Final. Tak mau membuang kesempatan menjadi pahlawan, Jorginho dengan tenang melepaskan tendangan, yang mampu mengecoh seorang Unai Simon. Tak sempat melakukan balasan, Spanyol dipastikan gugur di Semifinal. Italia akhirnya mampu memenangkan laga dengan dramatis. Gli Azzuri memastikan diri di Final Euro 2020, menunggu pemenang antara Inggris melawan Denmark dini hari nanti. Mampukah Italia menjuarai turnamen kali ini dan mengembalikan masa kejayaan mereka? Siapakah yang akan menjadi penantang Italia di laga terakhir turnamen? Jangan lupa saksikan laga kedua Semifinal, antara Inggris melawan Denmark, esok dini hari pukul 02.00 WIB.

(SNH)

Tags

Post a Comment