News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Hukum Shalawat 50 Kali Setelah Shalat dan Benarkah Shalawat Sudah Pasti Diterima? | Busrolana.com

 


Pertanyaan :

Assalamualaikum ustad saya mau bertanya,, saya prnah baca/dengar ada amalan yg tdk tertolak,yaitu sholawat kpd baginda nabi Muhammad saw ,,jadi setiap selesai sholat saya,selalu mengucapkn sholawat 50x, jika hari jumat 100x,,apkh yg sy lakukan ini bid'ah..mohon pnjlsanya

Dari : Wiwik Handayani

Dijawab oleh : Fastabikul Randa Ar-Riyawi حفظه الله تعالى melalui tanya jawab grup Kajian Whatsapp

Wa'alaikumussalam Warohmatullahi Wabarokatuh.

Adapun sudah pasti diterima, maka tidak ada satu dalilpun yang menerangkan tentang itu.

Tidak ada yang mengetahui diterima atau tidaknya suatu amalan kecuali Allah.

Jika shalawat sudah pasti diterima boleh jadi manusia akan disibukkan dengan amalan ini.

Bahkan pezina sekalipun apabila dia bershalawat sudah pasti diterima juga dong?

Nah, maka dari itu tidak ada yang mengetahui amalannya diterima atau tidaknya.

Namun yang ada hanya tentang afdolnya dzikir, dan ini maka memang ada hadistnya.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

أَحَبُّ الْكَلاَمِ إِلَى اللَّهِ أَرْبَعٌ سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ. لاَ يَضُرُّكَ بَأَيِّهِنَّ بَدَأْتَ

Ucapan yang paling dicintai Allah ada 4 : Subhanallah, Alhamdulillah, Laa ilaaha illallah, dan Allahu Akbar. Tidak masalah membacanya mau dimulai dari mana. (HR. Muslim, hadist no. 5724).

Yang perlu diperhatikan juga bahwa setiap sesuatu itu tergantung dengan niatnya. Apabila niatnya baik, karena Allah maka boleh jadi akan diterima Allah Subhanahu wa Ta'ala. Akan tetapi jika bukan karena Allah, maka boleh jadi tidak diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّةِ ، وَإِنَّمَا لاِمْرِئٍ مَا نَوَى

Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niat. Dan setiap orang akan mendapatkan apa yang dia niatkan. (HR. Bukhari, hadist no. 6689).

Jadi, sesering apapun dia berdzikir kepada Allah, sesering apapun dia bershalawat kepada Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam, maka tetap yang dilihat pertama kali itu niatnya. Bukan asal diterima saja. Tapi ada tahapan-tahapannya jika ingin diterima.

Jika niatnya baik dan karena Allah, boleh jadi diterima Allah, tapi jika niatnya buruk dan bukan karena Allah, boleh jadi tidak diterima Allah.

Dan jika niatnya sudah baik dan karena Allah sekalipun belum tentu dan belum pasti diterima Allah. Maka semuanya kembali kepada Allah. Kita sebagai manusia hanya berusaha, kemudian berdo'a. Perkara diterima atau tidaknya kita kembalikan kepada Allah. Karena Dia Maha mengetahui segala sesuatu.

Apa yang kita anggap baik, belum tentu baik menurut Allah. Dan apa yang kita anggap buruk, belum tentu buruk menurut Allah. Kita kembalikan semuanya hanya kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Saran saya, agar membaca dzikir di atas saja, yang sudah jelas berasal dari hadist Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, sedangkan membaca shalawat 50x tidak ada dalilnya. Jadi bacalah dzikir di atas saja. Baca setiap waktu longgar.

Semoga bisa dipahami.

Wallahu Ta'ala a'lam.

Tags

Post a Comment