News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Bagai Pinang Dibelah Dua, Belgia Dan Italia Punya Statistik Yang Hampir Sama


Busrolana.com - Lanjutan babak perempat final Euro 2020 akan digelar esok dini hari, mempertemukan tim peringkat 1 dunia FIFA, Belgia, melawan salah satu tim terkuat di Euro 2020, Italia. Keduanya tentu memiliki ambisi besar untuk lanjut ke semifinal, mengingat status kedua tim yang sama-sama tim kandidat juara di turnamen ini. Belgia yang merupakan tim peringkat 1 dunia FIFA hadir dengan skuad berisikan pemain bintang. Sedangkan tim lawan, Italia, meskipun pemain yang dimiliki tak sedigdaya pemain Belgia, namun mampu membuktikan diri sebagai tim yang berbahaya di Euro 2020 ini.

Italia secara mengejutkan berhasil lolos dari fase grup dengan mencatatkan 3 kemenangan, 7 gol dan tidak kebobolan sama sekali. Hal ini tentu merupakan catatan positif bagi tim arahan Roberto Mancini yang di beberapa tahun lalu tidak mampu berbicara banyak di level kompetisi internasional. Di babak 16 besar, kesucian gawang Donnaruma harus dirobek oleh Austria, dimana laga berakhir 2-1 bagi tim Gil Azzuri. Total, tim ini mencetak 9 gol dan hanya kebobolan 1 gol dari 4 laga mereka di turnamen ini.

Statistik yang Sama Kuat

Catatan yang menawan itu nampaknya hanya biasa saja di hadapan timnas Belgia. Kevin de Bruyne dkk pun berhasil mencatatkan statistik yang tak jauh berbeda dengan timnas Italia. Tim ini berhasil mencetak 8 gol dan hanya kebobolan 1 gol dari 4 pertandingan. Catatan yang gemilang ini didukung dengan data bahwa tim yang dihadapi Belgia bukanlah tim sembarangan.

Dibanding Italia yang menghadapi Turki, Swiss, Wales dan Austria di 4 pertandingan mereka, lawan yang dihadapi Belgia terbilang lebih sulit. Russia, Denmark, Finlandia merupakan tim tim yang dikalahkan Belgia di fase grup. Puncaknya, di laga 16 besar kemarin, Belgia berhasil mengandaskan perlawanan dari tim kandidat juara, Portugal 1-0. Catatan apik karena berhasil menyingkirkan sang juara bertahan dari mimpi back-to-back champions nya.

Namun Belgia bukannya tanpa catatan buruk. Dilihat dari pertandingan mereka selama turnamen, produktivitas gol Belgia semakin menurun. Menakutkan di pertandingan pertama dengan mencetak 3 gol, nyatanya tim ini hanya mampu mencetak 1 gol melawan Portugal di laga terakhir mereka. Pertandingan yang diprediksi akan melahirkan banyak gol ternyata berjalan begitu ketat. Bahkan pemain sekelas Romelu Lukaku, Eden Hazard, dan Kevin De Bruyne seolah kebingungan bagaimana harus mencetak gol di laga melawan Portugal tersebut,

Satu-satunya gol yang tercipta lahir dari kaki seorang Thorgan Hazard. Adik dari Eden Hazard tersebut sukses mencetak gol indah dari luar kotak penalti, setelah menerima umpan dari Thomas Munier di menit ke 42. Setelah gol tersebut, Belgia kembali kesulitan menembus pertahanan dari Portugal. Tidak ada gol yang tercipta hingga akhir babak pertama. Di babak kedua, lagi lagi Belgia belum mampu menjebol gawang Rui Patricio. Berkali kali serangan yang dibagun Belgia harus hancur di hadapan Pepe dkk.

Courtois on Fire di Bawah Mistar

Justru di separuh akhir babak kedua, Portugal lah yang tampil mendominasi. Memasukkan Joao Felix ke dalam lapangan, Portugal semakin gencar untuk melakukan serangan demi membalikkan keadaan. Namun penampilan impresif yang ditunjukkan pemain bertahan dan penjaga gawang Belgia patut diberikan apresiasi. Jika bukan karena penampilan Thibaut Courtois yang gemilang di bawah mistar, Belgia akan kesulitan untuk lolos ke babak perempat final.

Jadwal Pertandingan

Pertandingan antara Belgia melawan Italia akan menjadi pertandingan yang seru dan menegangkan, karena pertemuan dua tim yang sama kuat dan memiliki ambisi yang sama besar untuk meraih gelar di turnamen ini. Patut untuk disaksikan siapa yang akan keluar sebagai pemenang, jangan lupa saksikan pertandingan antara Belgia vs Italia esok dini hari pukul 02.00 WIB.

(SNH)

Tags

Post a Comment